Akhirnya ku menegrti..
Setiap tingkah gilamu
sikap tidak kemanusiawian-mu saat kau undang selesaikan hubungan ini
mengapa kau begitu marah saat kubilang kau dengannya dia saja
alasan dibalik setiap senyum sakitmu setiap kutanya kabar ayahmu
perasaan saat kutitip salam untuk keluargamu
dan yang paling ku mengerti adalah kebohongan saat kau bilang aku bukan tujuan akhirmu, itu bukan lah isi hati kecilmu.
jika memang iya..
mengapa kau ajak aku masuk dalam keseharian
mangapa kau memintaku untuk tetap di sampingmu
mengapa kau nekat datang ke kediaman untuk mengejutkan ku
mengapa dan mengapa kau biarkan aku berjuang selama ini
Jika memang kau tak berharap akulah tujuan akhirmu, tidak akan ada si-mengapa punya banyak arti
Dan ohh !! mengapa tak kutanya si-mengapa padamu saat pertemuan menyedihkan itu?
memang benar nyaliku hanya sekeras popcorn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Di puji tak terbang, di kritik tak tumbang.. Ayo komentar !!